Tahun 2020, Ubisoft merilis Assassin’s Creed Valhalla, seri yang menggabungkan nuansa RPG dari Origins dan Odyssey dengan dunia Viking yang brutal sekaligus mempesona. Kita diajak masuk ke abad ke-9, saat bangsa Norse mencari tanah baru untuk dijajah dan dijadikan rumah.
Protagonisnya adalah Eivor Varinsdottir, pejuang Viking yang bisa kita mainkan sebagai pria atau wanita. Perjalanannya bukan hanya soal perang dan penjarahan, tapi juga diplomasi, politik, dan penemuan jati diri di dunia yang penuh intrik. Assassin’s Creed Valhalla memperluas formula franchise dengan fokus pada pembangunan pemukiman dan hubungan antar kerajaan di Inggris.
Cerita Assassin’s Creed Valhalla
Kisah dimulai di Norwegia, di mana Eivor tumbuh sebagai yatim piatu setelah orang tuanya terbunuh dalam serangan klan saingan. Bersama kakaknya, Sigurd, Eivor berlayar ke Inggris untuk membangun rumah baru bagi klan Raven.
Sepanjang cerita, kita:
- Membentuk aliansi dengan kerajaan-kerajaan Anglo-Saxon.
- Menghadapi konflik dengan Raja Alfred dari Wessex.
- Mengungkap rahasia kuno The Order of the Ancients.
- Menjelajahi koneksi antara Viking dan Brotherhood of Assassins.
Cerita Assassin’s Creed Valhalla kaya akan intrik politik, pengkhianatan, dan momen emosional yang memperkuat perkembangan karakter Eivor.
Dunia Terbuka Inggris Abad ke-9
Assassin’s Creed Valhalla menyajikan dunia terbuka yang luas dan detail:
- Wessex dengan gereja dan kastil megah.
- Northumbria yang dingin dan berkabut.
- Mercia dengan ladang luas dan desa kecil.
- Norwegia sebagai area awal dengan fjord dan pegunungan salju.
Lingkungan di game ini dirancang realistis, penuh aktivitas seperti perburuan, penjelajahan sungai, dan pertempuran besar.
Sistem Raid dan Penjarahan
Salah satu fitur baru di Assassin’s Creed Valhalla adalah raid:
- Menyerbu biara dan desa untuk mendapatkan suplai.
- Menggunakan kru kapal panjang (longship) yang bisa kita rekrut dan kustomisasi.
- Menggabungkan strategi dan kekuatan brute force dalam menyerang.
Fitur ini bikin nuansa Viking terasa kental dan memuaskan.
Pembangunan Pemukiman Ravensthorpe
Berbeda dari seri sebelumnya, Valhalla memperkenalkan sistem settlement building:
- Membangun bengkel pandai besi, toko, dan rumah untuk NPC penting.
- Mengembangkan hubungan dengan penduduk.
- Memperoleh misi dan hadiah eksklusif dari pembangunan tertentu.
Ini membuat pemain merasa benar-benar punya rumah di dunia game.
Pertarungan dan Skill Tree
Sistem pertarungan di Assassin’s Creed Valhalla lebih brutal dan berat:
- Senjata ganda seperti kapak dan pedang.
- Serangan khusus dan finisher yang memuaskan.
- Skill tree besar dengan jalur Wolf, Bear, dan Raven yang merepresentasikan gaya bermain berbeda.
Peralatan juga bisa di-upgrade dan diberi rune untuk efek tambahan.
Aktivitas Sampingan yang Seru
Selain misi utama, Valhalla punya banyak kegiatan sampingan:
- Flyting: adu pantun khas Viking yang lucu dan unik.
- Orlog: permainan dadu strategi yang bikin ketagihan.
- Berburu binatang legendaris.
- Menyelesaikan misteri dunia yang kadang absurd, kadang mengharukan.
Semua ini bikin dunia terasa hidup dan penuh variasi.
Mitologi Nordik dalam Cerita
Seperti Odyssey yang menggabungkan mitologi Yunani, Assassin’s Creed Valhalla juga menyelipkan mitologi Nordik:
- Misi di Asgard dan Jotunheim.
- Pertemuan dengan dewa seperti Odin, Thor, dan Loki.
- Senjata legendaris seperti Mjolnir dan Gungnir.
Elemen mitologi ini dibungkus dalam lore Isu, menjaga konsistensi cerita franchise.
The Order of the Ancients
Musuh utama di Valhalla adalah cabang Inggris dari The Order of the Ancients:
- Pemain mengungkap identitas mereka melalui investigasi.
- Setiap target punya cerita dan peran di dunia game.
- Menjatuhkan seluruh Order memberi kepuasan naratif besar.
Konsep ini mirip Cult of Kosmos di Odyssey, tapi dengan konteks politik Inggris abad pertengahan.
Dampak Assassin’s Creed Valhalla di Franchise
Valhalla menjadi seri terlaris dalam sejarah Assassin’s Creed saat rilis. Pencapaian ini berkat:
- Skala dunia yang masif.
- Gabungan cerita pribadi dan konflik besar.
- Fitur baru seperti settlement dan raid yang memperkaya gameplay.
Banyak pemain menganggap Valhalla sebagai puncak era RPG Assassin’s Creed.
Kesimpulan
Assassin’s Creed Valhalla adalah petualangan epik yang menggabungkan brutalnya budaya Viking dengan intrik politik dan mitologi Nordik. Eivor bukan hanya prajurit, tapi pemimpin yang membentuk masa depan klannya. Dunia yang luas, sistem raid yang memuaskan, dan narasi yang kuat membuat Valhalla jadi salah satu seri terbaik di franchise ini.